Hujan yang berpendar

berbotol angan
tertandas di atas meja
perjamuan
lelaki mabuk kenangan
mimpi hilang pegangan

dan kutitipkan separuh sadar
pada hujan yang berpendar
hingga sepenuh malam
kulalui tanpa-Mu

2 komentar:

Anonim mengatakan...

assalamualaikum.
abangq yang satu ini memang berbakat seni...tapi puisinya gak pernah posting lagi..??
dtunggu lho..

http://sakupuisi.blogspot.com/

Ninis mengatakan...

I love your poems... and the poet...